Lima Tahun Mengabdi di Lahei Barat, Adi Suwarman Tinggalkan Jejak dan Kenangan

MUARA TEWEH – Rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara tak hanya menjadi bagian dari dinamika birokrasi. Bagi Adi Suwarman, mutasi sebagai Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Barito Utara juga menjadi momen perpisahan yang penuh haru dengan masyarakat Kecamatan Lahei Barat.
Setelah lima tahun enam bulan memimpin kecamatan tersebut, Adi resmi meninggalkan jabatan camat yang selama ini menjadi bagian penting perjalanan pengabdiannya.
Dalam pesan perpisahannya, Adi menyampaikan bahwa Lahei Barat bukan sekadar tempat bertugas. Baginya, wilayah itu telah menjadi rumah kedua yang menyimpan banyak kenangan dan pelajaran hidup.
“Di sini saya tidak hanya menjalankan amanah sebagai camat, tetapi juga menemukan keluarga yaitu masyarakat yang saya banggakan,” ungkapnya.
Selama memimpin Lahei Barat, berbagai program pembangunan, pelayanan masyarakat, hingga kegiatan sosial dan budaya dijalankan bersama. Hubungan yang terjalin erat membuat kepergian Adi meninggalkan kesan mendalam bagi sebagian masyarakat.
Melalui media sosial, sejumlah warga menyampaikan rasa kehilangan sekaligus apresiasi atas kepemimpinannya.
Sheila Momy Ganara, misalnya, mengaku tidak akan melupakan dukungan Adi terhadap perkembangan Sanggar Seni Ruang Tali yang kini semakin dikenal luas.
“Terima kasih sudah mengabdi menjadi camat yang baik dan hebat di Kecamatan Lahei Barat. Kami tidak akan pernah lupa dengan kebaikan bapak,” tulisnya.
Ucapan serupa datang dari Heri Wahyudi yang mendoakan kesuksesan Adi di tempat tugas yang baru.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras selama ini. Semoga sukses dan amanah,” tulisnya.
Sementara itu, akun media sosial lainnya bahkan menyebut Adi Suwarman sebagai salah satu camat terbaik yang pernah dimiliki Kecamatan Lahei Barat.
Berbagai ungkapan tersebut menjadi gambaran kedekatan seorang pemimpin dengan masyarakat yang dipimpinnya. Meski kini berpindah tugas, Adi memastikan hubungan yang telah terjalin tidak akan terputus.
“Ulun pamit, tetapi kebersamaan ini tidak akan pernah benar-benar berakhir,” pungkasnya.
Kalimat sederhana itu menjadi penutup perjalanan lebih dari lima tahun pengabdian yang meninggalkan jejak tersendiri bagi masyarakat Lahei Barat.(Riz)

Array

Artikel Terkait

Komentar