Kemarau Panjang, Pemkab Barito Utara Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama tokoh agama dan masyarakat menggelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.
Salat Istisqa dilaksanakan di halaman Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan diikuti jajaran pemerintah daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI Barito Utara KH Rosmadi Darasani, L.C., para habib, alim ulama, ustaz serta masyarakat.
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengatakan Salat Istisqa menjadi momentum untuk menyadari keterbatasan manusia dan memohon rahmat Allah SWT.
“Hari ini kita datang bukan dengan kesombongan, bukan pula dengan merasa bahwa kita memiliki segala daya dan kemampuan. Kita datang dengan hati yang tunduk, tangan yang terangkat dan doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT,” ujar Shalahuddin.
Menurutnya, hujan memiliki peran penting bagi kehidupan manusia, hewan, tumbuhan, pertanian, sungai dan seluruh makhluk hidup. Kemarau panjang juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi alam yang kering membuat api lebih mudah meluas. Dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, transportasi, pendidikan, perekonomian dan aktivitas masyarakat.
Karena itu, Shalahuddin mengajak masyarakat menjadikan Salat Istisqa sebagai momentum muhasabah, memperbanyak istighfar serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia dan lingkungan.
“Kita memohon kepada Allah SWT agar musim kemarau yang panjang segera berakhir dan menurunkan hujan yang membawa keberkahan untuk kita semua,” katanya.
Ia berharap hujan segera turun untuk membasahi tanah, mengisi sungai dan sumber air, menyuburkan tanaman serta membantu memadamkan titik api.
Shalahuddin juga mengingatkan masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan di kawasan kering dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Segera laporkan kepada aparat desa, kepolisian atau instansi berwenang jika menemukan titik api atau kebakaran,” tegasnya.
Selain memohon hujan, doa bersama juga dipanjatkan agar masyarakat Barito Utara diberikan kesehatan, keselamatan, rezeki yang berkah dan kemudahan dalam menjalani kehidupan.(Riz)
Array

Artikel Terkait

Komentar