MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin meninjau perkembangan pembangunan sarana dan prasarana air bersih di PDAM Muara Teweh yang mendapat dukungan anggaran pemerintah pusat melalui APBN sebesar Rp50 miliar.
Kunjungan bersama Wakil Bupati Felix Sonadi Y. Tingan, Sekda Drs. Muhlis dan sejumlah kepala perangkat daerah itu dilakukan untuk melihat langsung perkembangan teknis pembangunan fasilitas air bersih.
Direktur PDAM Muara Teweh Rosmanjaya Anor mengatakan, bantuan APBN tersebut digunakan untuk mengembangkan sistem penyediaan air bersih di wilayah Muara Teweh.
“Pak Bupati hari ini pertama mengecek kita dapat bantuan dari APBN, nilainya Rp50 miliar,” kata Rosmanjaya.
Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir, laboratorium, rumah pompa, jaringan perpipaan hingga kawasan lingkar kota, booster, serta jaringan perpipaan menuju kawasan Aisyah Dharmaga.
Proyek itu juga mencakup pembangunan 200 sambungan rumah (SR). Tambahan infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi sekaligus memperluas cakupan pelayanan PDAM.
Rosmanjaya menyebutkan, setelah seluruh fasilitas selesai, kapasitas produksi air bersih diproyeksikan bertambah sekitar 50 liter per detik. Tambahan kapasitas itu diharapkan dapat memperkuat pelayanan, khususnya ke wilayah yang belum terjangkau jaringan PDAM.
Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Kapasitas produksi saat ini masih terbatas sehingga peningkatan konsumsi secara signifikan dapat memengaruhi ketersediaan air.
“Kita ini dalam musim kemarau. Jadi mempergunakan air itu berhematlah, kita berbagi, karena produksi kami tidak mencukupi untuk dinaikkan produksinya lagi,” ujarnya.(Riz)









