MUARA TEWEH — Anggota DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, mendorong percepatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (RTRWK) agar berbagai program pembangunan daerah tidak lagi terhambat persoalan status kawasan.
Menurut dia, revisi tata ruang perlu segera dilakukan karena masih ada sejumlah rencana pembangunan yang berada di kawasan berstatus Hutan Produksi, sehingga pelaksanaannya belum bisa berjalan optimal.
“Kami mendorong agar revisi RTRWK dapat segera dilakukan. Hal ini penting karena ada beberapa rencana pembangunan yang terkendala status kawasan, sehingga perlu penyesuaian regulasi agar pembangunan daerah bisa berjalan dengan baik,” ujar Taufik saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (5/3/2026).
Selain menyoroti tata ruang, Taufik juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat.
Pada sektor pendidikan, ia berharap pelayanan dapat berjalan lebih baik dan tidak lagi membebani masyarakat dengan pungutan yang dinilai memberatkan.
“Kami berharap tidak ada lagi pungutan di sekolah dan pelayanan pendidikan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara di sektor kesehatan, ia menilai perlu ada penambahan fasilitas layanan kesehatan serta tenaga medis, khususnya perawat, di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.
“Selain itu, fasilitas kesehatan dan tenaga perawat juga perlu ditambah, terutama di desa-desa terpencil,” ujarnya.
Menurut dia, forum Musrenbang RKPD harus menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan riil masyarakat agar program pembangunan yang disusun pemerintah daerah lebih tepat sasaran.
Ia berharap berbagai masukan dari DPRD dapat menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.(Riz)









