MUARA TEWEH — Rencana pembentukan Balai Latihan Kerja (BLK) berbasis industri di Kabupaten Barito Utara (Barut) mendapat berbagai hal positif dari kalanganDPRD setempat.
Anggota DPRD Barito Utara, Naruk Saritani, menilai langkah yang dilakukan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dengan menjajaki kerja sama bersama pihak industri merupakan upaya strategi dalam menyiapkan tenaga kerja lokal yang lebih kompeten.
“Kami di DPRD menyambut baik inisiatif Wakil Bupati yang membuka ruang kerja sama dengan dunia industri. Ini langkah yang sangat positif untuk penguatan SDM lokal,” kata Naruk, Kamis (22/1/2026).
Sebelumnya, Wakil Bupati Barito Utara melakukan kunjungan kerja ke Workshop PT Sanggar Sarana Baja (SSB) di Tangerang, Rabu (21/1/2026), untuk melihat peluang kerja sama dalam pembentukan BLK di Barito Utara.
Menurut Naruk, keberadaan BLK yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata di dunia kerja akan sangat membantu masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperoleh keterampilan yang lebih relevan.
“BLK yang berbasis kebutuhan industri tentu akan lebih efektif. Peserta tidak hanya mendapat pelatihan, tetapi juga keterampilan yang benar-benar dibutuhkan di lapangan,” ujarnya.
Dikatakannya, keterlibatan perusahaan dalam vokasi pelatihan akan menjadi nilai tambah karena dapat memperkuat kompetensi peserta sekaligus meningkatkan peluang penyerapan tenaga kerja.
“Kolaborasi ini sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga untuk menekan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Naruk menambahkan, DPRD siap mendukung kebijakan pemerintah daerah yang mendorong sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri.
Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Barito Utara, Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, Direktur Politeknik Muara Teweh, serta jajaran manajemen PT Sanggar Sarana Baja.
Rombongan meninjau fasilitas lokakarya sekaligus membahas kemungkinan pemanfaatan sarana dan tenaga ahli perusahaan sebagai mitra dalam pelatihan.
Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, HM Mastur, mengatakan BLK berbasis industri akan menjadi model pelatihan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja.
“Dengan dukungan regulasi, sarana, dan kolaborasi lintas sektor, kami optimis BLK ini bisa menjadi pusat peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujarnya.(Riz)









