Ketua DPRD Barito Utara Minta RKPD 2027 Fokus pada Kebutuhan Warga

MUARA TEWEH — Ketua DPRD Barito Utara, Hj. Mery Rukaini, menegaskan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Menurut dia, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tidak boleh sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi harus menjadi forum strategis untuk merumuskan program pembangunan yang berdampak langsung bagi warga.
“Musrenbang ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus menyinergikan prioritas pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Mery saat menghadiri Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, RKPD 2027 memiliki posisi penting karena akan menjadi dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta APBD Tahun Anggaran 2027.
Karena itu, menurut dia, seluruh tahapan perencanaan harus dilakukan secara cermat agar program yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah.
Mery juga menilai, penyusunan RKPD perlu disertai evaluasi terhadap berbagai capaian pembangunan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Berbagai keberhasilan pembangunan telah kita raih bersama, baik dalam pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan, hingga upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan produktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan masih ada sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian bersama, seperti pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing ekonomi lokal, serta tata kelola pemerintahan.
Menurut dia, program pembangunan yang dirancang harus berbasis kebutuhan lapangan, terukur, realistis, dan selaras dengan kapasitas fiskal daerah.
“Program yang dirancang harus berbasis pada kebutuhan riil di lapangan, terukur, realistis, serta selaras dengan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat di tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan masih menaruh harapan besar pada pembangunan daerah, terutama terkait infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.
Karena itu, ia menekankan pentingnya sinkronisasi usulan pembangunan dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten agar program yang dijalankan lebih efektif dan tidak tumpang tindih.
“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tandasnya.(Riz)

Array

Artikel Terkait

Komentar