KUALA KAPUAS – DPRD Kabupaten Kapuas mendorong pemerintah daerah memperkuat langkah mitigasi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus 2026. Kesiapsiagaan sejak dini dinilai penting untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), krisis air bersih, serta gangguan kesehatan masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Rahmad Jainudin, mengatakan seluruh pemangku kepentingan perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan agar dampak musim kemarau dapat diminimalkan.
Menurutnya, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Kalimantan diperkirakan memasuki puncak musim kemarau pada Agustus. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan titik panas, mengurangi ketersediaan air bersih, serta memperburuk kualitas udara apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Rahmad meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan instansi terkait. Langkah tersebut dapat dilakukan melalui patroli rutin di kawasan rawan karhutla serta memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan di tingkat masyarakat.
“Memasuki puncak musim kemarau, seluruh pihak harus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah bencana terjadi,” kata Rahmad Jainudin, Rabu (5/8/2026).
Selain pemerintah dan aparat, Rahmad mengajak masyarakat turut berperan aktif mencegah karhutla, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara pembakaran. Masyarakat juga diimbau menggunakan air secara bijak mengingat ketersediaannya dapat berkurang selama musim kemarau.
Ia menegaskan, karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan kesehatan masyarakat. Asap akibat kebakaran berpotensi meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
“kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kita berharap Kabupaten Kapuas dapat terhindar dari bencana karhutla,” pungkasnya.(Der)









