KUALA KAPUAS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Ardiansah, meminta pemerintah daerah (Pemda) melalui instansi terkait untuk memperketat pengawasan distribusi dan harga elpiji subsidi 3 kilogram menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.
Langkah ini dianggap penting guna mencegah kelangkaan dan lonjakan harga di tingkat masyarakat, yang dinilai kerap terjadi saat momen hari besar keagamaan.
“Kami menegaskan agar Pemda segera melakukan upaya pengawasan dan pencegahan, agar tidak terjadi praktik penimbunan atau permainan harga oleh oknum agen maupun pengecer,” kata Ardiansah.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga mendorong dilakukannya inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi, khususnya di wilayah yang terindikasi mengalami lonjakan harga.
“Sidak perlu dilakukan segera, agar Pemkab bisa melihat kondisi nyata di lapangan dan menindak jika ada pelanggaran,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat turut serta dalam mengawasi distribusi dan melaporkan bila menemukan harga elpiji 3 kg yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar gas bersubsidi ini tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.
Ardiansah berharap, dengan adanya pengawasan tegas dan kolaborasi semua pihak, stabilitas harga elpiji 3 kg dapat segera dipulihkan, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat kurang mampu yang paling terdampak.(LEX)









