Muara Teweh – Gelaran Festival Kuntau Bupati Barito Utara Cup Open Regional Kalteng 2025 resmi dibuka. Bertempat di Lapangan Yonif 631/Antang, kegiatan yang berlangsung Sabtu (1/11) ini menjadi sorotan masyarakat pencinta seni bela diri tradisional.
Pembukaan dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh adat, pelatih, hingga perwakilan perguruan Kuntau dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah.
Mewakili Bupati Barito Utara, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Perekonomian Hery Jhon Setiawan mengatakan festival ini bukan hanya pertandingan, tetapi bagian dari pelestarian jati diri daerah.
“Ini momentum menjaga budaya, sekaligus membina generasi muda agar lebih disiplin dan berprestasi,” tegasnya sebelum memukul gong sebagai tanda pembukaan.
Ketua panitia Ashari Permady menyampaikan festival diikuti 93 peserta dari berbagai perguruan, seperti Siwa Awet Sangar Bartim, PSDKT Tentara Lawung, Sendeng 12 Kotim, Mahaga Petak Danum dan lainnya.
“Dengan adanya event ini, kami berharap semakin banyak masyarakat mengenal Kuntau sebagai seni bela diri warisan nenek moyang,” tuturnya.
Ketua PSMK Huma Ije Pakat Barito Utara, Nordiansyah, mengapresiasi dukungan pemerintah.
“Kerja sama berbagai pihak menunjukkan bahwa Kuntau masih dihargai sebagai kebudayaan daerah yang bernilai tinggi,” katanya.(Riz)









