BPBD Barito Utara Tangani Karhutla di Jingah dan Trinsing, 1,62 Hektare Dipadamkan

 

MUARA TEWEH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua lokasi, yakni Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, dan Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Rabu (9/9/2026).

Di Kelurahan Jingah, kebakaran terjadi di sekitar permukiman warga. Tim TRC dan Pusdalops-PB BPBD menerima laporan pada pukul 14.20 WIB dan bergerak ke lokasi pada pukul 15.12 WIB.

Petugas menemukan sejumlah titik api pada tumpukan pepohonan, dedaunan, dan semak belukar. Pemadaman dilakukan menggunakan selang nozzle dan mobil water supply BPBD hingga api dinyatakan padam sekitar pukul 17.00 WIB.

Luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut diperkirakan 0,08 hektare.

Sementara di Desa Trinsing, laporan kebakaran diterima pukul 07.32 WIB. Tim berangkat pukul 09.04 WIB dan menemukan sejumlah titik yang masih berpotensi menyala di sekitar permukiman.

Pemadaman dilakukan menggunakan selang nozzle dan mesin pompa jinjing hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Saat perjalanan kembali ke posko, tim kembali menemukan kebakaran lahan di Jalan Trinsing, kawasan PT EBA, di samping APMS, dengan arah perambatan menuju permukiman warga.

Tim kembali melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Penanganan juga terbantu hujan yang turun di sekitar lokasi. Tim kemudian kembali ke Posko Pusdalops-PB BPBD Barito Utara pada pukul 16.15 WIB.

Dalam penanganan di Trinsing, BPBD melibatkan TRC-Pusdalops Regu II, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta Manggala Agni Barito Utara. Peralatan yang digunakan antara lain mobil water supply BPBD dan Manggala Agni, kendaraan personel, serta tiga unit motor CRF.

Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara HM Ikhsan melalui Kepala Bidang Darlog Rizali Hadi mengatakan respons cepat diperlukan, terutama terhadap kebakaran yang terjadi di sekitar permukiman.

“Setiap laporan yang kami terima langsung ditindaklanjuti oleh tim di lapangan. Hal ini penting untuk mencegah api meluas, terlebih lokasi kebakaran berada dekat dengan permukiman masyarakat,” ujar Rizali Hadi.

Ia mengatakan kebakaran yang ditangani merupakan kebakaran permukaan pada tanah mineral dengan vegetasi berupa tumpukan pepohonan, dedaunan, dan semak belukar.

“Total luas lahan yang berhasil dipadamkan dalam kegiatan penanganan di Desa Trinsing sekitar 1,54 hektare, ditambah 0,08 hektare di Kelurahan Jingah. Jadi secara keseluruhan luas lahan yang ditangani sekitar 1,62 hektare,” jelasnya.

BPBD mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.(Riz)

Array

Artikel Terkait

Komentar