Bunda PAUD Barito Utara: Bahasa Daerah Adalah Jembatan Pemahaman, Warisan yang Harus Dijaga

Muara Teweh – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Barito Utara 2025 menjadi momentum penting dalam upaya melestarikan bahasa daerah sekaligus menandai dimulainya penerapan penggunaan bahasa ibu di satuan pendidikan se-Barito Utara.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, menyampaikan apresiasi atas langkah progresif Dinas Pendidikan dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah.
“Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga identitas budaya dan jembatan pemahaman antarmanusia,” ujarnya di hadapan peserta, guru, kepala sekolah, dan tamu undangan.
Festival tahun ini turut meresmikan penerapan empat bahasa daerah—Bakumpai, Manyan, Temboyan, dan Dusun Malang—yang akan digunakan di seluruh sekolah setiap hari Kamis pada minggu pertama setiap bulan, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Bupati Barito Utara Nomor 400.3.5/897.a/DISDIK/X/2025.
Hj. Maya berharap kebijakan serupa dapat diterapkan juga di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). “Suatu hari nanti, kita ingin satu hari kerja di OPD menggunakan bahasa daerah, baik dalam komunikasi internal maupun pelayanan publik. Itu bukti nyata kecintaan kita pada warisan budaya,” tuturnya.
Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati Barito Utara dalam bidang pendidikan. “Dulu, anak-anak dilarang menggunakan bahasa daerah di sekolah. Sekarang, kita justru mendorong mereka untuk bangga berbahasa daerah,” kata Hj. Maya.
Menurutnya, bahasa merupakan jembatan pemahaman sekaligus cerminan identitas bangsa. “Jika bahasa kita punah, maka hilanglah sebagian jati diri kita sebagai bangsa yang besar,” ujarnya menegaskan.
Bunda PAUD juga berharap FTBI dapat menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa ibu sejak usia dini. “Dengan dukungan semua pihak, Barito Utara akan terus menjadi daerah aktif dalam program revitalisasi bahasa daerah secara nasional,” katanya.(Riz)

Array

Artikel Terkait

Komentar