Camat Diminta Jadi Motor Penggerak Pembangunan Daerah

Muara Teweh — Peran camat kembali ditegaskan sebagai sentral penggerak pembangunan. Dalam Rakor Camat se–Barito Utara 2025, Bupati H. Shalahuddin mengatakan bahwa efektivitas pembangunan pada 2026 akan banyak ditentukan oleh kepemimpinan di tingkat kecamatan.
Bupati menyebut camat bukan sekadar pejabat wilayah, tetapi pemimpin yang harus menjadi jembatan antara pemerintah kabupaten dan masyarakat. “Camat memegang peran vital dalam memastikan program daerah berjalan sinkron,” katanya.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan daerah hingga seluruh camat.
Menurut Shalahuddin, arah pembangunan ke depan harus mengedepankan pemerataan, kolaborasi, efisiensi, dan keberlanjutan. Karena itu, ia meminta seluruh camat bekerja dengan pola yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rakor ini diharapkan menjadi momentum penyatuan persepsi dan strategi kerja agar program daerah dapat dirasakan hingga ke tingkat desa.
Selain itu, semangat Iya Mulik Bengkang Turan kembali ditegaskan sebagai nilai dasar pengabdian. Para camat diminta memperkuat jejaring kolaborasi dengan tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga para pelaku usaha.
“Pembangunan tidak bisa dikerjakan sendirian. Semua harus bergerak bersama,” ujar Bupati.
Ia menutup sambutan dengan mengajak seluruh camat mengawal visi besar Barito Utara menuju daerah yang semakin maju dan berkeadilan.(Riz)

Array

Artikel Terkait

Komentar