MUARA TEWEH – Menyambut Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara, Pemerintah Kabupaten Barito Utara resmi meluncurkan logo peringatan yang akan digunakan pada seluruh rangkaian kegiatan sepanjang 2026.
Peluncuran logo tersebut telah mendapat persetujuan Bupati Barito Utara H Shalahuddin dan mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat Barito Utara Maju, Sejahtera dan Berkeadilan.”
Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H Ardian, menjelaskan logo dirancang dengan mengangkat berbagai simbol yang merepresentasikan identitas daerah sekaligus perjalanan pembangunan Barito Utara selama 76 tahun.
“Logo ini tidak hanya menjadi identitas visual, tetapi juga menggambarkan semangat masyarakat Barito Utara dalam membangun daerah yang maju, sejahtera dan berkeadilan,” ujarnya.
Menurut Ardian, filosofi angka 76 mencerminkan kebersamaan dan tekad pembangunan berkelanjutan. Simbol tanduk rusa yang menjadi maskot fauna daerah menggambarkan kekuatan, kewaspadaan dan kemakmuran.
Selain itu, terdapat unsur Rumah Betang, Panglima Batur, jalan dan jembatan yang melambangkan persatuan, semangat perjuangan serta pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.
“Motif Pisang Bangkaran yang turut ditampilkan melambangkan kemakmuran dan kejayaan masyarakat Barito Utara,” katanya.
Sementara itu, Bupati H Shalahuddin mengatakan peringatan Hari Jadi ke-76 Barito Utara akan dirangkai dengan berbagai kegiatan budaya, pameran pembangunan, hingga hiburan rakyat.
Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026 di Arena Terbuka Tiara Batara Muara Teweh. Selain itu, Batara Expo dan Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan akan menjadi bagian dari Festival Merdeka yang digelar hingga Agustus mendatang.
“Kami berharap seluruh masyarakat ikut berpartisipasi. Momentum hari jadi ini menjadi sarana memperkuat persatuan, kebanggaan daerah, sekaligus menampilkan potensi Barito Utara kepada masyarakat luas,” pungkasnya.(Riz)









