Jembatan Sikan-Tumpung Laung Ditarget Rampung 2028, Bupati: Buka Akses Ekonomi Warga

MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan pembangunan lanjutan Jembatan Sikan-Tumpung Laung di Kecamatan Montallat menjadi salah satu proyek penting untuk memperkuat konektivitas dan membuka akses ekonomi masyarakat.
Shalahuddin menyampaikan hal itu saat meninjau langsung pembangunan jembatan tersebut, Selasa (25/8/2026). Pembangunan yang menggunakan APBD Barito Utara itu ditargetkan rampung pada 2028.
“Kalau jembatan ini selesai, tentunya akan membuka akses perekonomian masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Montallat. Karena itu, pembangunan ini harus kita kawal agar berjalan dengan baik dan sesuai target,” kata Shalahuddin.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Sekda Barito Utara Drs. Muhlis, unsur FKPD, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah serta tokoh masyarakat.
Pembangunan lanjutan Jembatan Sikan-Tumpung Laung dilaksanakan Pemkab Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut masuk Program Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota dengan subkegiatan pembangunan jembatan. Nilai kontraknya mencapai Rp73,4 miliar atau tepatnya Rp73.404.690.000.
Kontrak bernomor 267/DPU-PR-BM/2026 itu ditetapkan pada 7 Mei 2026 dengan masa pelaksanaan 210 hari kalender. Pendanaan bersumber dari APBD Barito Utara Tahun Anggaran 2026.
Pekerjaan dilaksanakan PT Fikrindo Putra Jaya, Tangerang Selatan, sedangkan konsultan manajemen konstruksi dipercayakan kepada PT Laksana Disain Daya Cipta, Bandung.
Shalahuddin meminta pelaksanaan proyek diawasi secara ketat agar pekerjaan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.
“Harapan kita pembangunan ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar transportasi, membuka akses antarwilayah dan meningkatkan aktivitas perekonomian,” ujarnya.
Pemkab Barito Utara berharap jembatan tersebut nantinya menjadi pengungkit mobilitas dan pertumbuhan ekonomi sejumlah desa di Kecamatan Montallat.(Riz)
Array

Artikel Terkait

Komentar