MUARA TEWEH – Musim kemarau membuat debit Sungai Barito di Kelurahan Melayu, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, menyusut. Kondisi itu memunculkan hamparan pasir atau “Gosong” di bawah Pasar Pendopo yang kini menjadi ruang rekreasi baru bagi masyarakat.
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Ketua TP PKK Hj. Maya Savitri Shalahuddin, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur Forkopimda, dan sejumlah kepala perangkat daerah meninjau kawasan tersebut, Senin (24/8/2026) petang.
Hamparan pasir yang menyerupai pantai itu ramai didatangi warga pada sore hari untuk menikmati panorama Sungai Barito. Di sela peninjauan, Shalahuddin menyapa warga sekaligus mengenang masa kecilnya di kawasan tersebut.
“Dulu, 40 tahun silam, tempat ini menjadi saksi masa kecil saya. Siapa sangka, fenomena alam akibat kemarau ini justru menghadirkan lanskap unik menyerupai pantai yang kini dinamai ‘Gosong’ oleh warga,” ujar Shalahuddin.
Usai meninjau tepian sungai, rombongan menikmati suasana sore di kawasan Gosong. Kegiatan berlangsung santai dan dimanfaatkan untuk membangun komunikasi serta kebersamaan antarpimpinan daerah, perangkat daerah, dan unsur terkait.
“Kadang-kadang kita perlu meluangkan waktu menikmati suasana seperti ini. Selain refreshing, kita juga bisa berdiskusi dan membangun komunikasi dalam suasana yang lebih santai,” katanya.
Shalahuddin menilai komunikasi dan kebersamaan penting untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap kawasan sekitar Pasar Pendopo dapat ditata dan dikembangkan sebagai ruang publik yang nyaman sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat bisa menikmati tempat-tempat seperti ini dengan nyaman. Mudah-mudahan ke depan kawasan ini semakin tertata dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(Riz)









