Pemkab Barito Utara Kucurkan Rp2,6 Miliar untuk Rehabilitasi SDN 2 Batu Raya I

 
MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengalokasikan anggaran Rp2,6015 miliar untuk rehabilitasi dan pembangunan SDN 2 Batu Raya I, Kecamatan Gunung Timang.
Pembangunan tersebut ditinjau langsung Bupati Barito Utara H Shalahuddin saat melakukan kunjungan kerja dan Safari Jumat di wilayah Kecamatan Gunung Timang, Jumat (11/9/2026).
Selain SDN 2 Batu Raya I, Pemkab Barito Utara juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan di Desa Batu Raya I. Di antaranya toilet KB Kasih Ibu sebesar Rp129 juta, pagar dan toilet TK Melati Mekar Rp430 juta, serta penataan halaman SMAN 2 Gunung Timang Rp344 juta.
Shalahuddin mengatakan pembangunan sarana pendidikan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang layak dan nyaman.
“Kita ingin memastikan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak dan masyarakat. Sarana pendidikan yang baik akan mendukung proses belajar mengajar dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih nyaman,” kata Shalahuddin saat meninjau SDN 2 Batu Raya I.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak hanya menyangkut gedung sekolah, tetapi juga fasilitas pendukung seperti toilet, pagar, dan penataan lingkungan.
“Kita secara bertahap akan melakukan pemerataan pembangunan sarana pendidikan. Sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan dan fasilitas pendukung harus menjadi perhatian pemerintah, termasuk yang berada di wilayah kecamatan dan desa,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara M Iman Topik mengatakan terdapat empat satuan pendidikan di Batu Raya I yang mendapatkan kegiatan fisik, yakni KB Kasih Ibu, TK Melati Mekar, SDN 2 Batu Raya I, dan SMAN 2 Gunung Timang.
“Untuk SDN 2 Batu Raya I, kegiatan yang dilaksanakan berupa rehabilitasi dan pembangunan dengan nilai anggaran sekitar Rp2,6015 miliar. Selain itu, ada pembangunan fasilitas pendidikan lainnya di tiga satuan pendidikan di Batu Raya I,” jelasnya.
Ia berharap peningkatan sarana dan prasarana tersebut dapat mendukung proses belajar mengajar serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat.
“Dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana ini, proses pembelajaran semakin nyaman dan kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat juga semakin baik,” katanya.(Riz)
Array

Artikel Terkait

Komentar