Muara Teweh – Di tengah suasana keprihatinan atas bencana alam di Sumatera, Pemerintah Kabupaten Barito Utara memilih jalan empati. Seluruh kegiatan hiburan, termasuk festival budaya yang semula direncanakan, ditunda sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Keputusan ini diambil langsung oleh Bupati H. Shalahuddin.
Tidak hanya berhenti pada simbol simpati, Pemkab juga menggerakkan penggalangan bantuan kemanusiaan. Semangat membantu sesama ini berpijak pada nilai Pancasila serta filosofi Huma Betang, yang menempatkan persaudaraan di atas segalanya.
Kepala Kesbangpol, Rayadi Senin (08/12/20215) mengungkapkan bahwa musibah yang terjadi di Sumatera menjadi duka bersama. “Persaudaraan itu pondasi bangsa kita. Kehilangan mereka adalah kehilangan kita juga. Itulah semangat Huma Betang yang selalu kita junjung,” ujarnya.
Rayadi berharap langkah ini menjadi wujud nyata keberpihakan terhadap kemanusiaan dan membantu percepatan pemulihan di wilayah terdampak.(Riz)









