Muara Teweh – Pagi itu, udara Muara Teweh terasa berbeda. Ada kehangatan, ada haru, saat Pemerintah Kabupaten Barito Utara melepas kepulangan Habib Syech Abdul Qodir Assegaf usai memimpin lantunan shalawat yang menggema semalam sebelumnya.
Di Rumah Jabatan Bupati, obrolan ringan, senyum, dan tawa kecil menyertai sarapan bersama. Tak tampak formalitas kaku—yang terlihat justru hubungan yang hangat antara ulama dan pemerintah daerah.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Barito Utara Bersholawat, yang ia sebut sebagai momen besar bagi warganya.
“Acara berlangsung dengan penuh keberkahan dan dihadiri ribuan jamaah. Ini meninggalkan jejak spiritual bagi Barito Utara,” ucapnya penuh harap.
Sebelum iring-iringan melepas rombongan ke Bandara H. Muhammad Sidik, Bupati menyampaikan pesan singkat penuh ketulusan:
“Semoga silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini.”
Habib Syech pun berpamitan, meninggalkan kota berjuluk tanah berkah itu dengan doa dan senyuman—sementara masyarakat menyimpan kenangan yang tak mudah dilupakan.(Riz)









