MUARA TEWEH – PJ Bupati Barito Utara, Drs Muhlis pada cara ramah tamah dengan Pangdam XII Tanjung Pura Mayjen TNI Iwan Setiawan, meminta arahan dan bantuan terkait langkah-langkah yang konkrit dalam mitigasi serta penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampaknya terhadap masyarakat. Dimana saat ini kondisi ini diperparah oleh musim kemarau yang terjadi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Barito Utara dan El-nino.
“Kami informasikan terkait terkait titik hotspot serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari bulan Januari sampai dengan bulan Oktober 2023 ini terdapat 431 titik hotspot dan 287 kasus,” ucap Muhlis.
Menanggapi hal tersebut, pangdam XII Tanjung Pura menyampaikan, untuk karhutla di Kalimantan Tengah pihaknya bersama seluruh jajarannya siap untuk mendukung dan membantu memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan.
Apalagi kata Pangdam XII tanjung Pura masalah karhutla ini sudah dibahas dalam rapat tentang peran TNI dalam membantu pemerintah, membantu BNPB untuk pemadaman karhutla. “Hal ini menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah khususnya di Kalimantan Tengah,” kata Pangdam XII Tanjung Pura Mayjen TNI Iwan Setiawan.(RIZ)









