Realisasi Anggaran Dinkes Barito Utara Capai 47,50 Persen

 
MUARA TEWEH – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara mencatat realisasi belanja daerah sebesar Rp141,52 miliar atau 47,50% dari total anggaran Rp297,93 miliar hingga 31 Agustus 2026.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Simamoraturahman dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Selasa (1/9/2026).
Rakor dihadiri Bupati Barito Utara H Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.
Simamoraturahman menjelaskan, realisasi belanja terdiri atas belanja operasi Rp131,13 miliar atau 48,31% dan belanja modal Rp10,36 miliar atau 39,16%.
Sementara itu, pendapatan daerah yang ditargetkan Rp715 juta baru terealisasi Rp34,969 juta atau 4,89%.
Menurut Simamoraturahman, pengendalian pembangunan diperlukan untuk memastikan program kesehatan berjalan sesuai target, baik dari sisi keuangan maupun progres fisik.
Sejumlah pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pelayanan kesehatan masih berlangsung. Rehabilitasi bangunan lama Puskesmas Lahei I, misalnya, telah mencapai progres fisik 56,4% per 31 Agustus 2026.
Pembangunan dan rehabilitasi Puskesmas Mampuak mencapai 98,01%, sedangkan rehabilitasi total Puskesmas Ketapang mencapai 56,66%.
Beberapa pekerjaan lainnya bahkan telah mencapai progres fisik 100% dan memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO). Di antaranya relokasi Pustu Kuari, pemasangan turap bagian belakang Puskesmas Benangin dan penataan halaman, serta rehabilitasi total rumah dinas Pustu Jangkang Baru.
“Percepatan terus dilakukan terhadap kegiatan yang masih berjalan sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak dan memberikan manfaat optimal bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Barito Utara,” kata Simamoraturahman.(Riz)
Array

Artikel Terkait

Komentar