MUARA TEWEH – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara mempercepat pelaksanaan program Tahun Anggaran 2026, terutama kegiatan yang realisasi anggarannya masih rendah.
Kepala Dinas Pertanian Barito Utara H Adi Haryadi mengatakan hal itu dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Selasa (1/9/2026).
Rapat dihadiri Bupati Barito Utara H Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, serta kepala organisasi perangkat daerah.
Adi memaparkan capaian realisasi keuangan dan fisik Dinas Pertanian hingga 31 Agustus 2026 yang mencakup sekretariat, tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan, prasarana dan sarana pertanian, serta penyuluhan.
Pada Bidang Tanaman Pangan dengan pagu APBD Rp4,29 miliar, realisasi keuangan mencapai 81,12% dan fisik 89,04%. Kegiatan utamanya meliputi pengadaan benih jagung hibrida, pupuk nonsubsidi, benih padi sawah, serta pestisida atau obat pertanian.
Bidang Hortikultura dengan pagu Rp550 juta mencatat realisasi keuangan 82,89% dan fisik 86,04%. Kegiatannya antara lain pengadaan bibit atau benih tanaman, pupuk nonsubsidi, serta belanja barang dan jasa.
Namun, realisasi Bidang Perkebunan masih rendah. Dari pagu Rp30,23 miliar, realisasi keuangan baru 3,81% dan fisik 7,95%.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan, terutama kegiatan yang masih membutuhkan percepatan, agar target pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal,” ujar Adi.
Sementara itu, Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian dengan pagu Rp18,26 miliar telah merealisasikan anggaran 47,87% dan fisik 49,46%.
Kegiatan bidang tersebut meliputi pembangunan, rehabilitasi dan pemeliharaan jalan usaha tani dan irigasi, pembangunan workshop gudang alat dan mesin pertanian (alsintan), serta rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani.
Adi meminta seluruh jajaran Dinas Pertanian memperkuat koordinasi dan mempercepat penyelesaian kegiatan. Langkah itu dinilai penting agar program pembangunan sektor pertanian berdampak terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.(Riz)









