[12/3 09.59] FUAD HALIS: Berikut 3 versi berita yang telah diedit dengan gaya media cetak (Radar/Kaltim Post) — lebih ringkas, runtut, dan tetap mempertahankan substansi utama.
Versi 1
Bupati Lantik Pengurus TP-PKK, GOW, PP PAUD dan Dekranasda
Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT secara resmi melantik pengurus Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Perkumpulan Penyelenggara PAUD (PP PAUD), serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Utara di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (8/2/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, pimpinan organisasi perempuan, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, TP-PKK, GOW, PP PAUD, dan Dekranasda memiliki peran strategis dalam pemberdayaan keluarga, penguatan organisasi perempuan, peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, serta pengembangan kerajinan daerah dan ekonomi kreatif.
“Melalui kerja sama dan sinergi yang kuat, organisasi-organisasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” ujar Bupati.
Versi 2
Organisasi Perempuan Dilantik, Bupati Dorong Sinergi Pembangunan
Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melantik pengurus Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Perkumpulan Penyelenggara PAUD (PP PAUD), serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Utara di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (8/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa organisasi-organisasi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menyebutkan berbagai tantangan pembangunan ke depan, seperti penanganan stunting, peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja secara inovatif serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
“Dengan kerja sama yang baik, saya yakin program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara,” ujarnya.
Versi 3
Bupati Shalahuddin Lantik Pengurus Organisasi Kewanitaan
Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT melantik pengurus Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Perkumpulan Penyelenggara PAUD (PP PAUD), serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Utara untuk periode kepengurusan baru.
Pelantikan yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (8/2/2026), dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta perwakilan organisasi perempuan.
Bupati menegaskan bahwa keempat organisasi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat, mulai dari pemberdayaan keluarga, pendidikan anak usia dini, hingga pengembangan kerajinan dan ekonomi kreatif daerah.
Ia berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi, saya yakin kontribusi organisasi perempuan akan semakin besar bagi kemajuan Barito Utara,” pungkasnya.
Jika Anda mau, saya juga bisa membuat versi yang lebih “headline koran” (gaya Radar Sampit / Kaltim Post) seperti:
Bupati Lantik Pengurus PKK, GOW, PP PAUD dan Dekranasda
Organisasi Perempuan Barito Utara Dilantik, Bupati Tekankan Peran Strategis
Pengurus PKK hingga Dekranasda Dilantik, Siap Dukung Pembangunan Daerah
Biasanya judul seperti ini lebih kuat untuk halaman utama berita daerah.
[12/3 10.00] FUAD HALIS: Berikut 3 versi berita yang telah diedit dengan gaya media cetak (Radar/Kaltim Post) — lebih ringkas, fokus pada progres pembangunan, dan alur berita lebih tajam.
Versi 1
Kadis PUPR Tinjau Pembangunan Jembatan Lemo II
Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas wilayah. Salah satunya melalui pembangunan jembatan penghubung di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, M. Iman Topik, meninjau langsung progres pembangunan jembatan tersebut, Sabtu (7/2/2026).
Peninjauan turut didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Camat Teweh Tengah, Kepala Bidang Bina Marga, Kepala Bidang Jasa Konstruksi, serta tim teknis Dinas PUPR.
Menurut M. Iman Topik, pembangunan jembatan penghubung Lemo–Lemo Seberang merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah melalui program GASPOL 11–12 yang berfokus pada peningkatan konektivitas wilayah.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat, sekaligus mempercepat aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.
Versi 2
Pemkab Percepat Pembangunan Jembatan Lemo–Lemo Seberang
Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong percepatan pembangunan jembatan penghubung Lemo–Lemo Seberang di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara M. Iman Topik bersama jajaran terkait meninjau langsung pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut, Sabtu (7/2/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan teknis sekaligus melihat kondisi sosial di lapangan.
Selain memantau progres pembangunan, rombongan juga melakukan musyawarah dengan masyarakat terkait ganti rugi lahan dan bangunan yang terdampak proyek pembangunan jalan dan jembatan.
Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pembangunan wilayah.
“Infrastruktur penghubung sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Versi 3
Jembatan Lemo II Didorong Rampung, Perkuat Konektivitas Desa
Muara Teweh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara meninjau pembangunan jembatan penghubung di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, Sabtu (7/2/2026).
Peninjauan dipimpin langsung Kepala Dinas PUPR Barito Utara M. Iman Topik bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Jembatan penghubung Lemo–Lemo Seberang tersebut menjadi salah satu program prioritas pembangunan daerah melalui program GASPOL 11–12 yang berfokus pada peningkatan konektivitas wilayah.
Selain memantau progres pembangunan, pemerintah daerah juga melakukan pendekatan kepada masyarakat terkait proses pembebasan lahan yang terdampak proyek.
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin berharap pembangunan jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan aktivitas sosial dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat desa.
Jika Anda ingin, saya juga bisa membuat judul yang lebih “tajam ala koran Radar Sampit”, misalnya:
Jembatan Lemo II Dikebut, Kadis PUPR Turun Lapangan
Program GASPOL 11–12: Jembatan Lemo–Lemo Seberang Dipacu
Akses Desa Dipercepat, PUPR Tinjau Proyek Jembatan Lemo
Biasanya model judul seperti ini lebih kuat untuk menarik pembaca di halaman utama koran daerah.
[12/3 10.00] FUAD HALIS: Berikut 3 versi berita yang telah diedit dengan gaya media cetak (Radar/Kaltim Post) — lebih ringkas, fokus pada progres pembangunan, dan alur berita lebih tajam.
Versi 1
Kadis PUPR Tinjau Pembangunan Jembatan Lemo II
Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas wilayah. Salah satunya melalui pembangunan jembatan penghubung di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, M. Iman Topik, meninjau langsung progres pembangunan jembatan tersebut, Sabtu (7/2/2026).
Peninjauan turut didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Camat Teweh Tengah, Kepala Bidang Bina Marga, Kepala Bidang Jasa Konstruksi, serta tim teknis Dinas PUPR.
Menurut M. Iman Topik, pembangunan jembatan penghubung Lemo–Lemo Seberang merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah melalui program GASPOL 11–12 yang berfokus pada peningkatan konektivitas wilayah.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat, sekaligus mempercepat aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.
Versi 2
Pemkab Percepat Pembangunan Jembatan Lemo–Lemo Seberang
Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong percepatan pembangunan jembatan penghubung Lemo–Lemo Seberang di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah.
Kepala Dinas PUPR Barito Utara M. Iman Topik bersama jajaran terkait meninjau langsung pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut, Sabtu (7/2/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan teknis sekaligus melihat kondisi sosial di lapangan.
Selain memantau progres pembangunan, rombongan juga melakukan musyawarah dengan masyarakat terkait ganti rugi lahan dan bangunan yang terdampak proyek pembangunan jalan dan jembatan.
Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses pembangunan wilayah.
“Infrastruktur penghubung sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Versi 3
Jembatan Lemo II Didorong Rampung, Perkuat Konektivitas Desa
Muara Teweh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara meninjau pembangunan jembatan penghubung di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, Sabtu (7/2/2026).
Peninjauan dipimpin langsung Kepala Dinas PUPR Barito Utara M. Iman Topik bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Jembatan penghubung Lemo–Lemo Seberang tersebut menjadi salah satu program prioritas pembangunan daerah melalui program GASPOL 11–12 yang berfokus pada peningkatan konektivitas wilayah.
Selain memantau progres pembangunan, pemerintah daerah juga melakukan pendekatan kepada masyarakat terkait proses pembebasan lahan yang terdampak proyek.
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin berharap pembangunan jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan aktivitas sosial dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat desa.
Jika Anda ingin, saya juga bisa membuat judul yang lebih “tajam ala koran Radar Sampit”, misalnya:
Jembatan Lemo II Dikebut, Kadis PUPR Turun Lapangan
Program GASPOL 11–12: Jembatan Lemo–Lemo Seberang Dipacu
Akses Desa Dipercepat, PUPR Tinjau Proyek Jembatan Lemo
Biasanya model judul seperti ini lebih kuat untuk menarik pembaca di halaman utama koran daerah.
[12/3 10.00] FUAD HALIS: Berikut 3 versi berita yang telah diedit dengan gaya media cetak (Radar/Kaltim Post) — lebih ringkas, fokus pada inti berita, dan alur lebih tajam.
Versi 1
Wabup Tinjau Lokasi Workshop BLK di Jalan Pendreh
Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mematangkan rencana pembangunan Workshop Balai Latihan Kerja (BLK) guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Sabtu (7/2/2026) pagi, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan memimpin langsung peninjauan lapangan sejumlah alternatif lokasi lahan di kawasan Jalan Pendreh, sekitar area Perusda.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus memetakan lokasi yang paling tepat bagi pembangunan sarana pelatihan kerja tersebut.
Turut mendampingi dalam kegiatan itu Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara HM Mastur, Kabid Ketenagakerjaan Ronald Aprianto, Kabid Aset BPKA Pardos Tigor, serta Kepala BLK Barito Utara H. Akurnadi.
Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menegaskan bahwa pembangunan Workshop BLK merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui program unggulan “11–12 Gaspoll”.
“Pembangunan Workshop BLK ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Versi 2
Pemkab Matangkan Rencana Workshop BLK di Barito Utara
Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai mempersiapkan pembangunan Workshop Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan tenaga kerja daerah.
Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan bersama sejumlah pejabat terkait meninjau langsung beberapa alternatif lokasi lahan di kawasan Jalan Pendreh, Sabtu (7/2/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan, termasuk legalitas, aksesibilitas, serta ketersediaan sarana pendukung lainnya.
Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara HM Mastur mengatakan hasil peninjauan lapangan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah.
“Hasil peninjauan ini akan menjadi bahan pembahasan bersama Disnakertranskop UKM, BPKA, dan Dinas PUPR untuk menentukan langkah percepatan pembangunan Workshop BLK,” jelasnya.
Versi 3
Workshop BLK Disiapkan, Wabup Dorong Penguatan SDM
Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Workshop Balai Latihan Kerja (BLK) di kawasan Jalan Pendreh, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mempersiapkan pembangunan sarana pelatihan kerja guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam peninjauan tersebut, tim dari Bidang Aset BPKA melakukan identifikasi lahan dengan memadukan pengecekan langsung di lapangan dan telaah peta digital guna memastikan keakuratan data luas serta status lahan.
Wakil Bupati menegaskan pembangunan Workshop BLK merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah melalui program “11–12 Gaspoll”.
Ia berharap keberadaan Workshop BLK nantinya dapat menjadi pusat pelatihan kerja yang mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal dan menjawab kebutuhan dunia industri.
Jika Anda mau, saya juga bisa membuat versi yang lebih kuat untuk headline koran (gaya Radar Sampit) seperti:
Wabup Felix Cek Lokasi Workshop BLK di Pendreh
BLK Baru Disiapkan, Pemkab Fokus Tingkatkan SDM
Program 11–12 Gaspoll: Workshop BLK Segera Dibangun
Biasanya model judul seperti ini lebih “nendang” untuk halaman utama media daerah.
[12/3 10.01] FUAD HALIS: Berikut 3 versi berita yang telah diedit dengan gaya media cetak (Radar/Kaltim Post) — lebih padat, alur rapi, dan fokus pada inti kegiatan.
Versi 1
Bupati Apresiasi SMM PAMA Healthy Awards 2026
Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin mengapresiasi pelaksanaan SMM PAMA Healthy Awards 2026 yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Sabtu (7/2/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, saat menghadiri puncak acara.
Menurut Bupati, kegiatan yang digelar PT Pamapersada Nusantara Distrik SMMS bersama PT Suprabari Mapanindo Mineral tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya ibu, bayi, dan balita.
“SMM PAMA Healthy Awards bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Hery Jhon saat membacakan sambutan Bupati.
Disebutkan, kegiatan ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya dengan melibatkan 171 Posyandu dan 17 UPT Puskesmas se-Kabupaten Barito Utara.
Bupati berharap melalui kegiatan tersebut lahir berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi yang sehat dan berprestasi.
Versi 2
SMM PAMA Healthy Awards Dorong Inovasi Posyandu
Muara Teweh – Pelaksanaan SMM PAMA Healthy Awards 2026 di Gedung Balai Antang Muara Teweh mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan Hery Jhon Setiawan mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang telah memasuki tahun ketiga ini melibatkan 171 Posyandu dan 17 UPT Puskesmas di wilayah Kabupaten Barito Utara.
Selain memberikan penghargaan kepada kader posyandu, ajang ini juga bertujuan meningkatkan motivasi kader serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan manajemen PT Suprabari Mapanindo Mineral, Abdul Syukur, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi ajang Temu Kader SDM Kesehatan yang ketiga di Barito Utara.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga ruang untuk berbagi praktik baik serta mendorong inovasi pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.
Versi 3
Healthy Awards 2026 Perkuat Kolaborasi Kesehatan di Barito Utara
Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memberikan apresiasi atas pelaksanaan SMM PAMA Healthy Awards 2026 yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Sabtu (7/2/2026).
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi positif antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang melibatkan 171 Posyandu dan 17 UPT Puskesmas ini menghadirkan berbagai lomba, di antaranya Lomba Baduta Sehat, Balita Sehat, Ibu Cerdas, Kader Pintar, inovasi pelayanan kesehatan, serta lomba pemberian makanan tambahan.
Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, juga mengapresiasi kegiatan tersebut karena mampu menjadi sarana pembelajaran dan motivasi bagi kader Posyandu.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan generasi Barito Utara yang sehat dan berkualitas.
Jika Anda mau, saya juga bisa membuat 1 versi yang lebih “headline koran” (gaya Radar Sampit) dengan lead lebih kuat dan fokus pada inovasi Posyandu seperti Smart Posyandu, barcode kehadiran, dan timbangan digital Bluetooth agar lebih menarik bagi pembaca.







